Tag Archives: AP detection

Apa itu reagensia deteksi pada imunohistokimia?

Reagensia Deteksi adalah reagensia yang dipakai pada saat melakukan protocol imunohistokimia untuk melakukan pewarnaan dengan prinsip reaksi antigen antibodi. Reagensia deteksi biasanya terdiri dari antibodi sekunder yang sudah dilabel serta zat warna, zat warna yang paling sering digunakan adalah DAB. Ada beberapa jenis reagensia deteksi menurut jenis reaksi dan label yang digunakan, seperti:

  1. HRP (Horse Radish Peroxide) Detection , contoh: Biocare Starrtrek
  2. Alkaline Phosphate Detection, contoh: Vulcan Fast Red
  3. Polymer Detection, contoh: MACH1, MACH2, MACH 4

Salah satu contoh deteksi yang banyak digunakan adalah Starrtrek kits dari Biocare Medical. Starrtrek kits Biocare sangat mudah digunakan karena semua reagensia sudah disediakan, sehingga peneliti atau laboran hanya butuh membeli antibodi primer saja, ketika akan melakukan proses pewarnaan histokimia. Starrtrek memiliki beberapa komponen, sebagai berikut:

  1. Blocking Sniper
  2. Universal Link
  3. Sterptavidin HRP
  4. DAB

Biocare Starrtrek dapat digunakan pada hampir semua sample jaringan, namun untuk jaringan mouse, rabbit perlu mendapatkan perhatian karena akan terjadi reaksi indigenous dengan IGg sample dengan secondary antibody yang diproduksi oleh rabbit atau mouse, sering disebut sebagai cross re-activity. Untuk menyelesaikan masalah cross re-activity ini, Biocare menyediakan reagensia untuk menutup atau blocking reagent IGg pada sample. untuk mengetahui jenis blocking cross re-activity dapat mengunjungi www.biozatix.com.