Bagaimana menyimpan Antibodi yang baik?

Dunia Immunohistokimia – Portal informasi Patologi Anatomi dan Kedokteran

illustration label biocare

Antibodi merupakan molekul protein sehingga harus disimpan dengan baik, supaya tidak cepat rusak. Oleh karena itu antibodi tersebut harus dijaga agar tetap dingin yaitu dengan disimpan di dalam refrigerator suhu 2-8 oC ketika sedang tidak digunakan. Antibodi yang sudah diencerkan bersifat lebih tidak stabil daripada yang bersifat concentrated sehingga jika setelah mengalami pengenceran harus disimpan pada suhu -20oC.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa antibodi akan bekerja secara optimal ketika diencerkan secara fresh ketika akan digunakan, sebaiknya hanya mengencerkan antibodi sesuai kebutuhan. Perusahaan yang mensupply antibodi tersebut biasanya memberikan data sheet  tentang storage dan handling antibodi tersebut, karena ada beberapa antibodi yang memiliki karakteristik khusus baik dalam handling maupun storage, sehingga sebaiknya selalu baca dan ikuti instruksi dalam data sheet untuk memperoleh hasil yang optimal.

Produk Biozatix selalu dihandle dengan teliti dan sesuai dengan prosedur standard sesuai dengan informasi pada packaging atau datasheet. Kami sangat menyarankan, ketika anda menerima antibodi dari kami, langsung disimpan di dalam lemari pendingan yang disarankan.

Apa itu reagensia deteksi pada imunohistokimia?

Reagensia Deteksi adalah reagensia yang dipakai pada saat melakukan protocol imunohistokimia untuk melakukan pewarnaan dengan prinsip reaksi antigen antibodi. Reagensia deteksi biasanya terdiri dari antibodi sekunder yang sudah dilabel serta zat warna, zat warna yang paling sering digunakan adalah DAB. Ada beberapa jenis reagensia deteksi menurut jenis reaksi dan label yang digunakan, seperti:

  1. HRP (Horse Radish Peroxide) Detection , contoh: Biocare Starrtrek
  2. Alkaline Phosphate Detection, contoh: Vulcan Fast Red
  3. Polymer Detection, contoh: MACH1, MACH2, MACH 4

Salah satu contoh deteksi yang banyak digunakan adalah Starrtrek kits dari Biocare Medical. Starrtrek kits Biocare sangat mudah digunakan karena semua reagensia sudah disediakan, sehingga peneliti atau laboran hanya butuh membeli antibodi primer saja, ketika akan melakukan proses pewarnaan histokimia. Starrtrek memiliki beberapa komponen, sebagai berikut:

  1. Blocking Sniper
  2. Universal Link
  3. Sterptavidin HRP
  4. DAB

Biocare Starrtrek dapat digunakan pada hampir semua sample jaringan, namun untuk jaringan mouse, rabbit perlu mendapatkan perhatian karena akan terjadi reaksi indigenous dengan IGg sample dengan secondary antibody yang diproduksi oleh rabbit atau mouse, sering disebut sebagai cross re-activity. Untuk menyelesaikan masalah cross re-activity ini, Biocare menyediakan reagensia untuk menutup atau blocking reagent IGg pada sample. untuk mengetahui jenis blocking cross re-activity dapat mengunjungi www.biozatix.com.